APAKAH AKU BUKAN SEORANG NASIONALIS ? (via Saat Kutermenung)


Melihat tayangan ulang Kick Andy pada minggu sore lalu, aku jadi teringat pertanyaan dari seorang sahabat yang memutuskan untuk bekerja dan mengamalkan ilmunya di negeri orang. Kurang lebih 2 tahun lalu salah seorang sahabatku bertanya kepadaku “Ndut… apa gw enggak Nasionalis kalau gw mutusin untuk menerima tawaran perusahaan asing dan menetap disana bersama keluarga gw?” saat itu gw hanya tersenyum dan mendukung semua keputusan dirinya. Walaupun … Read More

via Saat Kutermenung

Kisah Sang Raja (via Saat Kutermenung)


Awal kisah, disebuah hutan belantara ada seekor induk singa yang mati setelah melahirkan anaknya. Bayi singa yang lemah itu hidup tanpa perlindungan induknya. Beberapa waktu kemudian serombongan kambing datang melintas tempat itu. Bayi singa itu menggerak-gerakan tubuhnya yang lemah. Seekor induk kambing tergerak hatinya. Ia merasa iba melihat anak singa yang lemah dan hidup sebatang kara. Dan terbitlah nalurinnya untuk merawat dan melindungi bay … Read More

via Saat Kutermenung

MIMPI KE SYURGA


Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku
serta menunjukkan keadaan di surga.

Kami berjalan
memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat.
Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan  berkata,

“Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima”.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian,….
aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.

Malaikat-ku berkata,
“Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke
manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”.

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras

karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan

dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh

Koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja

yang sangat kecil.

Yang sangat mengejutkan aku,

hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

“Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikatku pelan.

Dia tampak malu.

“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan
disini?”, tanyaku.

“Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. ”
Setelah manusia menerima rahmat
yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih”.

“Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?”,  tanyaku.

“Sederhana sekali”,

jawab Malaikat.

“Cukup berkata,
‘ALHAMDULILLAHI
RABBIL AALAMIIN,

Terima kasih, Tuhan’ “.

“Lalu,

rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.

Malaikat-ku menjawab,

“Jika engkau mempunyai makanan

di lemari es,

Pakaian yang menutup tubuhmu,

atap di atas kepalamu dan
tempat untuk tidur,

Maka  engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu,
dan
uang-uang receh,

maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

“Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,

engkau adalah bagian
dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga….

“Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih

banyak kesehatan
daripada kesakitan …

engkau lebih dirahmati
daripada begitu banyak orang
di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam
perang, kesepian dalam
penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan
yang amat sangat ….

Maka,
engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.

“Jika,……..

engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,
atau kematian …
M a k a,….
engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di
dunia.

“Jika,….

orangtuamu masih hidup

dan masih berada dalam
ikatan pernikahan …

Maka,…..

engkau termasuk orang yang sangat jarang.

“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka,…..

engkau bukanlah
seperti orang kebanyakan,

engkau unik dibandingkan
semua mereka yang berada
dalam keraguan dan keputusasaan.

“Jika,…

engkau dapat membaca pesan ini,

maka engkau menerima rahmat ganda

yaitu

bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa,

engkau lebih dirahmati

daripada lebih dari 2 juta orang

di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat

yang telah
Allah anugerahkan kepadamu.

Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua
teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa
dirahmatiNya kita semua.

“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu

menyatakan bahwa,
‘Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak
nikmat kepadamu’ “.
(QS:Ibrahim (14) :7 )

Ditujukan pada :

Departemen Pernyataan Terima Kasih:
“Terima kasih, Allah!

Terima kasih, Allah, atas
anugerahmu berupa kemampuan
untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan
memberikan aku begitu banyak
teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi”.

 

TATA CARA IMPOR KEMASAN KAYU


A photo of the IPPC seal on a wine shipping crate

Image via Wikipedia

Perlu diketahui bahwa setiap impor apapun jika menggunakan kemasan berupa kayu maka wajib melapor ke petugas karantina tumbuhan di daerah pemasukan untuk dilakukan tindakan karantina terhadap kemasan kayu tersebut. hal ini diatur melalui peraturan menteri pertanian nomor 12 tahun 2009. untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi UPT Karantina Pertanian terdekat. sebagai gambaran awal dowload file presentasi berikut.

PMP 12 2009 ISPM 15 IMPOR 2 th 2010

KENAIKAN GAJI PNS 2011


Akhirnya….. Setelah menunggu beberapa lama.. Peraturan turunan dari PP 11 tahun 2011 tentang perubahan ketiga belas atas peraturan gaji PNS keluar juga…bentuknya berupa surat edaran Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan nomor SE-9/PB/2011.  dengan demikian Mulai Bulan April atau mei yang akan datang para PNS di seluruh Indonesia sudah dapat menikmati gaji dengan besaran gaji pokok yang baru. ya…rata-rata naik 10% dari gaji sebelumnya. bagi satker pusat pengajuan gaji ke KPPN harus menggunakan aplikasi GPP terbaru. Update aplikasi GPP dan SPM versi 15 Maret 2011 akan ditampilkan dan dapat di download pada tulisan berikutnya yang akan terbit kemudian.

Ni sedikit cuplikan SE tersebut.

untuk lengkapnya download disini

se_09_pb_2011_GAJI2011


JANGAN BERCERMIN DI AIR YANG KOTOR

Kalimat ini seringkali diucapkan oleh guruku di SPMA DKI Jakarta yaitu Bpk Andi Kurniawan.

Aku Selalu teringat akan nasihat beliau. aku mencoba meterjemahkan nasihat beliau seperti ini:

Jika kita melihat /bercermin di air yang kotor maka walaupun wajah kita telah dicuci dengan pembersih termahal maka akan tetap terlihat kotaor. ikut kotot karena kotornya air. jika kita refleksikan dalam kehidupan kita maka kira-kira nasihat beliau adalah:

Jangan mengikuti/mencontoh perbutan orang lain yang jelek. nanti kita akan ikut jelek.

DITEMUKAN VIRUS BARU PADA SWITCHGRASS (Panicum virgatum)


Para ilmuwan dari Univ. Illinoist telah menetapkan laporan pertama kali tentang ditemukannya virus baru potensial yang merupakan kelompok dari genus MarafiVirus pada switchgrass (Panicum virgatum).

Virus tersebut ditandai dengan gejala guratan kuning dan mosaik pada daun switchgrass. Virus ini sangat berpotensial untuk menganggu proses fotosintesis dan mengurangi hasil panen. Kelompok genus virus ini juga terkenal sebagai penyebab kerugian didalam beberapa hasil panen. Sebagai contohnya adalah Maize rayado fino virus (MRFV) salah satu kelompok genus yang dilaporkan telah mengurangi hasil panen jagung di meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

”Penyakit yang disebabkan virus sangat berpotesial mengancam bagi tanaman penghasil bioenergi seperti Mischantus x giganteus, energycane dan switchgrass.” kata Bright Agindotan, ilmuwan laboratorium Carl Bradleys  sebagi bagian dari yayasan energi ilmu mahkluk hidup (EBI) . ”Tim kami di EBI telah diberi tanggung jawab untuk mengidentifikasi potensial hama dan penyakit pada tanaman penghasil bioenergy ini.”

Sampai detik ini, baru sedikit sekali yang telah diketahui tentang hal ini. Agindotan menyatakan bahwa kebanyakan tanaman bisa terinfeksi dengan banyak virus, menjadikan tantangan untuk mengetahui lebih jauh dari manakah yang mengawali virus pertama ketika hanya beberapa virus saja yang dilaporkan telah menyerang hasil panen ini.

Agindotan mengembangkan metode yang memungkinkan untuk identifikasi virus tanpa pengetahuan sebelumnya. Dia berhasil menggunakan sequence-independent amplification (SIA) untuk mengidentifikasi virus RNA. Hal ini merupakan pertama kalinya digunakan untuk identifikasi virus tanaman.

Metode ini melibatkan pemurnian virus parsial untuk sejumlah kecil jaringan daun yang terinfeksi, ekstraksi RNA virus, amplifikasi acak, kloning, sekuensing, dan pencarian database untuk mengidentifikasi virus.

”SIA memiliki keuntungan lebih yang unik diantara teknik pengidentifikasian virus lainnya yaitu tidak perlu memberikan bahan reaksi spesifik bagi virus tersebut. Pengujian ini akan membantu kita khusunya dalam mengidentifikasi virus yang belum terkategorisasi. Dengan kata lain kata Agindotan bahwa kita tidak perlu tahu secara detil virus apa yang sedang dicari, sehingga memudahkan mengidentifikasi penyebab virus itu.

Identifikasi virus pada switchgrass berbeda, namun masih ada hubungannya dengan MRFV  yang telah dilaporkan menginfeksi ladang jagung disekitarnya selain Illinois.

MRFV telah diidentifikasi pada switchgrass dari penelitian ladang sekitar kampus dimana 20-30 % areanya telah terinfeksi virus tersebut.

”Kami masih terus meneliti serangga apa yang mejadi media penyebarannya, dan sepengetahuan kami bahwa serangga daun lah yang menjadi pembawa virus MRFV diladang jagung. Akan tetapi kami masih mencari kepastian spesies apa yang telah menjadi penyebar virus di switchgrass”

Saat ini, para peneliti belum bisa menetapkan jika virus ini menyerang tanaman lainnya.

”Kami belum tahu pasti jika MRFV di switchgrass  berkembang dari virus yang menyerang jagung atau sebaliknya”

Mengembangkan tanaman biomass yang tidak patogen yang dapat menyebar ke tanaman pangan terdekat yang dibudidayakan seperti sereal merupakan prioritas tinggi untuk pemulia tanaman. Penemuan ini akan membantu pemulia tanaman mengembangkan varietas yang tahan virus tersebut, kata Agindotan.

Tim ini akan melaporkan penelitian lengkap secepatnya.

SUMBER: Badan Karantina Pertanian

 

HASIL SURVEY FOOD STANDARDS AGENCY (FSA); MIKOTOKSIN PADA SEREAL DI INGGRIS MASIH DIBAWAH AMBANG BATAS


Mikotoksin terbentuk dari proses kimiawi oleh jenis jamur tertentu yang diketahui dapat menyebabkan masalah kesehatan. Mikotoksin terdapat pada berbagai jenis makanan, termasuk sereal, kacang-kacangan, rempah-rempah, buah-buahan, kopi, susu dan minuman beralkohol serta pada setiap tahap dari rantai makanan.Lembaga pengawas makanan di Inggris menyatakan bahwa sebanyak 97 persen dari 220 sampel yang dianalisis mengandung tingkat mikotoksin dibawah batas keamanan yang ditetapkan oleh Uni Eropa.

Menurut FSA, hanya tujuh sampel atau sekitar 3 persen yang ditemukan mengandung mikotoksin diatas ketentuan resmi Uni Eropa dan dalam banyak kasus kandungan ini hanya sedikit diatas batas yang ditentukan.

Program 4 tahunan

Mikotoksin yang tercakup dalam survei terdiri dari aflatoksin, ochratoxin A (OTA), fumonisins, zearalenone (ZON) and the trichothecenes termasuk deoxynivalenol (DON) dan T2 serta HT2 toksin.

Lembaga keamanan pangan tersebut menyatakan hasil temuan ini menunjukkan bahwa tingkat mikotoksin dalam sereal dan makanan yang berasal dari sereal di Inggris tidak menimbulkan risiko yang cukup signifikan terhadap kesehatan.

Terhadap temuan atas produk yang melebihi batas, FSA akan melakukan investigasi dan memastikan bahwa produk tersebut ditarik dari pasar. Komisi Eropa dan negara-negara anggota lainnya juga diinformasikan sehingga mereka bisa mengambil tindakan yang diperlukan.

Penelitian yang dilakukan oleh agency’s Chemical Safety Division merupakan hasil awal dari program survey yang berlangsung selama empat tahun untuk mengukur jumlah mikotoksin yang terdapat dalam berbagai makanan.

Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa dengan tingkat ilmu pengetahuan dan praktek pertanian yang berlansung saat ini, belum memungkinkan menghasilkan sereal yang bebas dari mikotoksin.

Survei ini memberikan gambaran yang akurat terhadap tingkat mikotoksin dalam sereal di Inggris serta membantu FSA memberikan perlindungan yang tepat terhadap konsumen serta meminimalkan risiko dari kontaminan yang mungkin ada.

 

PROSEDUR KARANTINA TUMBUHAN IMPOR


Pemilik media pembawa (MP) atau kuasanya menyampaikan laporan pemasukan MP dengan mengisis formulir kepada petugas karantina tumbuhan melalui counter yang tersedia dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
1. Lembar asli Phytosanitary certificate dari instansi Karantina Tumbuhan negara asal,
2. Lembar asli Surat Izin Pemasukan dari menteri pertanian (Khusus untuk pemasukan benih dan tanaman hidup)
Untuk MP yang berupa bibit tanaman, laporan pemasukan disampaikan selambat-lambatnya 5 hari sebelum MP tiba di tempat pemasukan, sedangkan untuk MP lainnya pelaporan dapat dilakukan pada saat tiba di tempat pemasukan.
Khusus untuk pemasukan buah-buahan dan sayuran buah segar hanya boleh dilakukan di pintu pemasukan yang ditetapkan yaitu: Pelabuhan Laut Tanjungpriok, Jakarta; Pelabuhan Laut Tanjungperak, Surabaya; Pelabuhan Laut Belawan, Medan; Pelabuhan Laut Batu Ampar, Batam; Bandar Udara Soekarno Hatta, Jakarta; Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar; dan Pelabuhan Laut Makasar. Sementara untuk pemasukan umbi lapis segar dari famili allium (bawang-bawangan) hanya boleh dilakukan di pintu pemasukan yang ditetapkan yaitu: Pelabuhan Laut Belawan, Medan; Pelabuhan Laut Tanjung Balai Asahan; Pelabuhan Laut Dumai, Riau; Pelabuhan Laut Batam; Pelabuhan Sungai Boom Baru, Palembang; Pelabuhan Laut Tanjung Priok, Jakarta; Pelabuhan Laut Tanjung Emas, Semarang; Pelabuhan Laut Tanjung Perak, Surabaya; Pelabuhan Laut Pontianak; Pelabuhan Laut Tarakan; Pelabuhan Laut Makasar; Pos Lintas Batas Entikong; Bandar Udara Soekarno, Hatta, Jakarta; dan Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar.
Pemasukan buah, sayuran buah segar dan umbi lapis segar ke dalam wilayah negara Republik Indonesia selain melalui pintu pemasukan tersebut DILARANG.
Petugas counter membukukan laporan pemasukan ke dalam buku agenda serta dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan, kebenaran, serta keabsyahan dokumen persyaratan oleh Petugas Karantina tumbuhan. Jika dokumen persyaratan tidak lengkap maka terhadap MP tersebut dilakukan penahanan dan kepada pemilik MP atau kuasanya akan diberikan surat penahanan. Selama MP dalam penahanan, pemilik MP atau kuasanya harus melengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan.
Apabila dokumen persyaratan tersebut tidak dapat dilengkapi dalam waktu 14 hari, maka terhadap MP tersebut akan dilakukan penolakan dan kepada pemilik MP atau kuasanya diberikan surat penolakan. Apabila setelah 14 hari sejak diterimanya surat penolakan MP tersebut tidak dikirim kembali ke luar negeri (di re-eksport), maka terhadap MP tersebut dilakukan pemusnahan dan kepada pemilik atau kuasanya akan diberikan Surat Perintah Pemusnahan.
Apabila semua dokumen persyaratan dapat dilengkapi maka petugas karantina tumbuhan akan melakukan pemeriksaan fisik/kesehatan yang dilanjutkan dengan tindakan karantina tumbuhan lain yang diperlukan

PROSEDUR KARANTINA TUMBUHAN EKSPOR


Pemilik media pembawa (MP) atau kuasanya menyampaikan laporan pengeluaran MP dengan mengisis formulir kepada petugas karantina tumbuhan melalui counter yang tersedia. Untuk jenis-jenis komoditas tertentu, laporan harus dilampiri dengan dokumen sebagai berikut:
1. Lembar Asli Surat Izin Pengeluaran dari Menteri Pertanian/ Kehutanan (Khusus untuk pengeluaran bibit tanaman tembakau. Agave, abaca, kopi, kelapa sawit, kakao, tebu, karet, teh, kina, rauwolfia, cover crops, cengkeh, pala, lada, kelapa, raflesia, anggrek alam, beberapa spesies tanaman hutan)
2. Copy Sertifikat CITES yang dilegalisir oleh Departemen Kehutanan untuk jenis tumbuhan yang dilindungi.
Petugas counter membukukan laporan pemasukan ke dalam buku agenda serta dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan, kebenaran, serta keabsyahan dokumen persyaratan oleh Petugas Karantina tumbuhan.
Jika dokumen persyaratan tidak lengkap maka pemilik komoditas atau kuasanya harus melengkapinya terlebih dahulu dan kepadanya akan diberikan Surat Pemberitahuan untuk Melengkapi Dokumen Persyaratan Karantina Tumbuhan. Laporan pengeluaran MP tersebut akan diproses lebih lanjut setelah dokumen persyaratan dipenuhi.
Apabila dokumen persyaratan tidak dapat dilengkapi dalam waktu 14 hari, maka terhadap MP tersebut akan dilakukan penolakan untuk diekspor dan kepada pemilik MP atau kuasanya diberikan surat penolakan. Apabila semua dokumen persyaratan dapat dilengkapi maka terhadap MP yang akan diekspor dilakukan pemeriksaan fisik/kesehatan yang dilanjutkan dengan tindakan karantina tumbuhan lain yang diperlukan.